photo BannerSpandukRamadhan2014M-1435_zpsff893af3.jpg

Mutiara Ulama (1)

Dipimpin oleh penguasa yang zalim selama tujuh puluh tahun itu lebih baik bagi umat dari pada tidak ada pemimpin walaupun satu hari

Musabaqah Tsaqafiyyah Online Internasional

Musabaqah ke 16 maktab Dakwah Rabwah Riyadh - KSA

Makna Dan Tujuan Manasik Haji

Bagaimana Menyempurnakan Haji ?

Sebab Do'a Tidak Terkabul

Angkat tangan kalian dengan iringan do'a sebelum terikat rantai...(Abu Darda)

Ramadhan Menuju Kemenangan Umat

Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada hal-hal yang Aku wajibkan kepadanya ( Hadits Qudsi )

Minggu, 06 Juli 2014

Mutiara Ulama ( 2 )

Dipimpin oleh penguasa yang zalim selama tujuh puluh tahun itu lebih baik bagi umat dari pada tidak ada pemimpin walaupun satu hari 
      Telah di sebutkan dalam sebuah kitab "Tartib al-Madaarik" karangan Qodhi Iyadh rahimahullah 2/493 ketika beliau sedang menjelaskan biografinya Imam ahli fikih Qur'us bin al-Abas bin Humaid ats-Tsaqofi Abu Fadhl al-Qurthubi al-Andalusi yang meninggal pada tahun 220 H, sebagai berikut: 

      Imam Qodhi Iyadh mengatakan, "Beliau adalah salah seorang yang dituduh telah melakukan gerakan bawah tanah untuk memberontak dan keluar dari pemerintahan, maka beliau di giring bersama dengan orang-orang yang tertangkap, kemudian beliau di jongkokkan di bawah kaki supaya di penggal lehernya, lantas sang pemimpin berkata kepadanya, "Orang sepertimu yang telah di kenal dengan ke sholehan serta amanah di dalam menjaga ilmu, mau mengikuti orang-orang rendahan? Kalau sekiranya makar mereka berhasil berapa banyak kehormatan yang akan terobek serta kenistaan yang akan terjadi, sampai tegaknya pemimpin yang akan mendamaikan manusia". Maka beliau menjawab: "Celaka lah diriku sekiranya aku melakukan dan ikut terjatuh pada perkara semacam ini, dengan kedua tangan ku ini atau dengan lisanku. Sungguh saya pernah mendengar Imam Malik dan Imam ats-Tsauri keduanya pernah mengatakan, "Pemimpin yang zalim selama tujuh puluh tahun lebih baik bagi umat dari pada tidak ada pemimpin dalam satu hari". Maka pemimpin tersebut berkata kepadanya, "Kamu mendengar ini dari kedua imam tersebut? Beliau menjawab, "Sungguh kedua telingaku ini telah mendengar dari beliau". Lantas beliau pun di bebaskan.