- Al-Jamaah (Komunitas) Harus Di Atas Ketaatan Kepada Allah Azza Wajalla
- Puasa Ramadhan Menuju Kemenangan Umat Islam
- Selagi Ada Kesempatan Ramadhan
- Dipimpin Penguasa Zhalim Lebih Baik Daripada...
- Syiah & Kristen Ramai-ramai Benci Islam Di Swedia
- Masyarakat Tidak Akan Menjadi Baik Kecuali Dengan Keadilan
Mutiara Ulama (1)
Dipimpin oleh penguasa yang zalim selama tujuh puluh tahun itu lebih baik bagi umat dari pada tidak ada pemimpin walaupun satu hari
Musabaqah Tsaqafiyyah Online Internasional
Musabaqah ke 16 maktab Dakwah Rabwah Riyadh - KSA
Makna Dan Tujuan Manasik Haji
Bagaimana Menyempurnakan Haji ?
Sebab Do'a Tidak Terkabul
Angkat tangan kalian dengan iringan do'a sebelum terikat rantai...(Abu Darda)
Ramadhan Menuju Kemenangan Umat
Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada hal-hal yang Aku wajibkan kepadanya ( Hadits Qudsi )
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 09 Juli 2014
NASEHAT
Fatwa Ulama: Berbeda Waktu Karena Naik Pesawat, Bagaimana Cara Berbukanya?
Dengan pesawat yang memiliki kecepatan tinggi, maka kita bisa sampai ke
tempat tujuan lebih cepat atau lebih lama dari waktu di tempat kira berangkat.
Terjadi perbedaan yang jauh, misalnya kita berangkat ke daerah yang lebih cepat
2 jam, kita berangkat jam 2 siang dengan lama perjalanan 2 jam, maka kita
sampai di tujuan sudah jam 6 sore dan sudah dekat waktu berbuka. Begitu juga
jika lebih lambat 2 jam, ia berangkat naik pesawat jam 4 dengan lama perjalanan
2 jama, maka ia sampai di tempat tujuan masih jam 4.
Apakah kita harus ikut
berbuka bersama penduduk di tempat tersebut atau kita menghitung lama puasa
dari tempat awalnya?
Berikut jawaban
Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhuts Wal Ifta’ mengenai hal ini:
Ulama semuanya bersepakat (ijma’) bahwa puasa itu dari terbitnya mathari
sampai terbenamnya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,
وَكُلُوا
وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ
مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ
“dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih
dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam hari
(terbenam)” (QS.
Al-Baqarah: 187)
Kemudian Sabda
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إذا
أقبل الليل من ها هنا وأدبر النهار من ها هنا وغربت الشمس فقد أفطر الصائم
“Jika telah datang malam dari sini
kemudian siang telah berlalu dan matahari sudah tenggelam, maka (ini waktu)
orang berpuasa berbuka.”
Dan bagi setiap orang yang berpuasa berlaku hukum di tempat ia berada.
Baik itu di puncak tertinggi bumi atau di atas pesawat di udara (berarti ia
ikut berbuka bersama penduduk di tenpat itu). Oleh karena itu bagi yang berbuka
di pesawat pada waktu di negeri asalnya dan ia tahu bahwa matahari belum
tenggelam, maka puasanya rusak karena ia berbuka sebelum tenggelamnya matahari
berdasarkan waktu asalnya. Maka ia wajib mengqadha puasanya.
(Fatawa Al-Lajnah
Ad-Daimah no. 1402).
Minggu, 29 Juni 2014
Selagi Ada Kesempatan Ramadhan …
14.20
ampunan, bertaubat, Dosa, hiijab, kesempatan, muslimah, orangtua, pemuda, Ramadhan, silaturrahim, syar'i, wanita
No comments
Orangtua…
Ramadhan adalah kesempatan untukmu kembali
kepada Allah setelah sekian lama menjauh dari-Nya.
Kesempatan untuk menjalin silaturrahim yang
pernah terputus.
Kesempatan meLembutkan Hati yang Keras karena
Dosa yang pernah menghalangimu dari Dzat Yang Maha Mengetahui Hal yang
terSembunyi.
Wahai Pemuda…
Inilah kesempatanmu berdiri di atas Tapal
batas Allah, untuk tidak melanggarnya.
Kesempatan yang tepat untuk mengUbah hidupmu.
Sarananya banyak sekali, pintu perubahan terbuka , tinggal tekad dan niatmu
yang tulus.
Kesempatanmu untuk mencari ridha kedua orang
tua dan berbakti kepada keduanya, jangan tunda sampai Idul Fitri, karena itu
bukan bulan Ramadhan.
Yang terbiasa bergaul dengan para wanita (
pacaran ) dan berbuat haram…kapan berTaubat jika tidak di Bulan Suci ini ??
Yang durhaka kepada orang tuanya, Ramadhan
adalah kesempatan yang tepat untukmu berbuat baik kepada mereka.
Sabtu, 21 Juni 2014
Puasa Ramadhan Menuju Kemenangan Umat Islam
الحمد
لله رب العالمين والعاقبة للمتقين، وصلى الله وسلم وبارك على عبده ورسوله وخيرته
من خلقه وأمينه على وحيه، سيدنا وإمامنا ونبينا محمد بن عبد الله، وعلى آله
وأصحابه ومن سلك سبيله، واهتدى بهداه إلى يوم القيامة، أما بعد:ِِ
Allah I berfirman :
ﭽ ﭣ
ﭤ ﭥ ﭦ ﭧ ﭨ
ﭩ ﭪ ﭫ ﭬ
ﭭ ﭮ ﭯ ﭰ ﭱ ﭼ
" Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu
bertakwa ".(QS.
Al-Baqarah:183 ).
Rasulullah e bersabda :
من صام رمضان إيمانا و احتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه
" Barangsiapa berpuasa Ramadhan
karena iman dan mengharap pahala maka diampuni dosanya yang telah lalu ". ( Muttafaqun'alaihi).
















